Waspada Infeksi Saluran Kencing! Inilah Tips Pencegahannya
Infeksi saluran kencing menjadi salah satu masalah yang kerapkali menyerang para wanita. Hal ini karena memang risiko infeksi saluran kencing untuk wanita lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Studi bahkan menyebutkan jika wanita beresiko hingga 30 kali lebih tinggi untuk terkena infeksi saluran kencing dibandingkan dengan pria. Hal ini alasannya adalah karena uretra pada wanita lebih pendek dibanding jarak anus ke uretranya lebih dekat.
Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang ada di saluran kemih. Saluran kemih sendiri merupakan tempat dimana urin dibuat, disimpan dan kemudian dibuang dari tubuh. Seperti yang sudah disebutkan dimana infeksi saluran kencing wanita dapat terjadi karena bakteri dari luar uretra bisa masuk lebih mudah dan kemudian naik menuju kandung kemih. Bakteri dari usus besar pun kemudian mudah sampai ke lubang uretra lantaran letaknya yang dekat dengan anus.
Tanda infeksi saluran kencing
Apabila kamu mengalami beberapa tanda berikut ini, maka ada kemungkinan jika kamu sedang mengalami infeksi saluran kencing:
- Kerap ingin buang air kecil namun urin yang keluar tidak begitu banyak.
- Sering bangun malam hari karena ingin buang air kecil.
- Rasa sakit, perih dan menyengat terasa saat buang air kecil.
- Urin berbau tak sedap.
- Warna urin gelap, keruh dan kemerahan.
- Perut di bagian bawah rasanya nyeri dan berat.
- Nyeri di punggung samping dan bawah.
- Merasa demam, menggigil dan lelah.
Pencegahan infeksi saluran kencing
Infeksi saluran kencing yang terjadi pada wanita sebetulnya bisa dicegah kok. Kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut ini:
- Jangan tahan jika kamu ingin buang air kecil. Hal ini karena menahan buang air kecil setidaknya 3 jam maka akan jadikan bakteri berkembang pada saluran kencing sehingga risiko infeksi juga kian besar.
- Banyak minum air putih dimana bisa membantu untuk tingkatkan produksi urin sehingga bakteri bisa lebih banyak untuk dibuang dari tubuh.
- Buang air kecil sebelum serta usai berhubungan badan akan bisa jadikan bakteri yang masuk uretra menghilang.
- Basuhlah vagina mulai dari depan ke belakang yakni dari arah vagina menuju anus dan bukan sebaliknya usai kamu buang air kecil atau buang air besar.
- Pastikan untuk membersihkan bibir vagina luar dan anus tiap harinya.
- Usahakan agar daerah kemaluan senantiasa kering dengan menggunakan pakaian berbahan katun. Celana ketat dan busana nilon akan bisa jadikan kulit menjadi lembab sehingga timbulkan bakteri.
- Hindari penggunaan pembersih organ intim dengan cara penggunaan masuk ke vagina karena bisa jadi iritasi. Cukup pakai saja di area vulva.
- Jika ingin menggunakan alat kontrasepsi, maka ada baiknya untuk konsultasi dengan dokter.
Apabila infeksi saluran kencing yang dirasa kerapkali kambuh hingga timbulkan lemas, demam hingga nyeri punggung dan pinggang, maka periksakan ke dokter segera. Waspada, apabila infeksi saluran kencing ini tidak ditangani secara benar, maka hal ini akan bisa menyebar sampai ginjal sehingga bisa jadikan komplikasi infeksi ginjal, gagal ginjal sampai sepsis. Untuk itu ada baiknya jika mulai sekarang kamu lebih peduli pada kebersihan dan kesehatan organ intim.
Baca Juga:
^ Review Beautistyle Compact Foundation
^ 5 Gaya Kasual ala Gigi Hadid yang Pasti Sudah Tak Sabar Kamu Contek
^ Ketika Bertengkar dengan Pasangan Lakukan Hal Ini Agar Tidak Makin Memanas
Facebook Comments