“Pantang keluar rumah sebelum alis paripurna”
“nggak eksis kalo belum ngalis”
Mungkin itu adalah sebagian dari motto cewek-cewek jaman now ya mengingat betapa pentingnya penampilan alis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, halah.
Sekarang ini piranti atau alat tempur untuk ngalis pun sudah bermacam-macam bentuknya. Ada brow powder, brow pomade, brow mascara, stempel alis dan lain-lain. Tapi bagi sebagian orang, pensil alis tetap menjadi pilihan utama untuk ritual menggambar alis , dikarenakan berbagai alasan, misalnya lebih praktis, lebihkan mudah digunakan, lebih murah atau alasan lainnya.
Nah kali ini saya akan mereview pensil alis dari salah satu brand kosmetik lokal yang terkenal dengan kosmetik halal yaitu Wardah.
Wardah eyebrow pencil black
Ingredients :
iron Oxydes, Cl 77491, Cl77492, Cl77499, stearic acid, Rhus succedanea fruit wac, microcrystalline wax, polybutene, ceresin, talc, hydrogenated castor oil, silica, tocopherol, ascorbyl palmitate
Sebenernya saya bukan penganut ngalis garis keras. Nggak setiap hari juga saya pakai pensil alis, kalo lagi males dan buru-buru paling cuma disisir dan dikasih vaseline petroleum jelly supaya nggak berantakan.
Ini adalah pensil alis pertama yang saya punya, saya beli yang warna hitam. Sebenarnya agak takut juga sih dulu mau pakenya, takut jadi kereng seperti alis shinchan. Tapi ternyata nggak kok, pensil alis hitam dari wardah ini warna hitamnya pas nggak bikin muka jadi kelihatan galak kayak mau nagih hutang, ya selagi makenya dalam batas kewajaran dan bukan dengan tenaga Samson.
Wardah eyebrow pencil black ini kemasannya berwarna silver dan hitam. Pensil alis ini juga dilengkapi dengan sikat kecil pada tutupnya, jadi praktis kita nggak perlu sikat alis terpisah lagi.
Teksturnya agak keras, tapi itu mungkin yang jadi nilai plus dan dicari banyak orang khususnya buat yang belum mahir dalam menggambar alis. Karena teksturnya yang keras jadi pakainya pelan-pelan, nggak langsung tebel dan jadinya malah aneh. Untuk sehari-hari saya lebih suka pakai pensil yang runcing lebih terkontrol ketebalannya dan warnanya juga lebih keluar.
Untuk ketahanan sih ya lumayan lah. Walaupun dia nggak waterproof , tapi kalau dipakai wudhu, dia nggak hilang samasekali. Masih ada warnanya walaupun agak pudar.

Secara keseluruhan saya suka dengan Wardah eyebrow pencil warna hitam ini, tekstur dan warnanya pas, harganya juga masih terjangkau Rp.33.000 dan mudah didapat di toko-toko kosmetik .
(+)
Warna hitamnya pas
Teksturnya keras tapi mudah dipakai
Harganya terjangkau
(-)
staying powernya kurang
Product price: IDR 33.000
Submit your review | |
Pensil alisnya cukup oke. Teksturnya keras, jadi nggak bikin alis langsung keliatan kayak Shinchan hehehe.. Gampang diatur ketebalan warnanya. Mungkin karena saya nggak jago ngalis ya. Kebetulan alis saya udah cukup tebal, jadi saya cuma perlu isi bagian tengahnya yang kelihatan bolong-bolong aja. Sayangnya saya kurang suka sama bagian sikatnya. Bentuknya kayak sikat gigi.. Keras pula saat dipakai. Bakalan lebih enak dipakai kalo bentuknya spoolie deh.
Not my favorite eyebrow pencil sih ya. Walaupun aku ga tiap hari pakai pensil alis. Tapi udah pernah nyobain beberapa pensil alis termasuk pensil alis wardah ini dan aku ga terlalu suka. Menurutku tekstur pensil alis ini terlalu keras. Buatku yang ga jago-jago banget ngalis agak susah kalo pensil alisnya terlalu keras. Terus juga ga terlalu suka bentuk sikatnya. Aku prefer yang bentuknya spoolie gitu sih.
Meski jarang ngalis karena sudah punya bulu alis yang lumayan berisi, eyebrow dari wardah ini adalah eyebrow pertama saya sebelum mencoba eyebrow dari brand korea. Saya memakai shade yang black. Habisnya bahkan sampai 2 tahun. Teksturnya menurut saya tidak terlalu keras atau lunak. Pigmentasinya tidak terlalu bagus alias gampang luntur jika terkena air. Sikatnya saya juga kurang suka sama sekali enggak enak pas nyisir alis sebelum diaplikasikan.
Aku bukan tipe orang yang 'ngalis' banget sih. Tapi terkadang suka nyoba-nyoba pakai pensil alis. Nah pensil alisnya wardah ini aku punya yang warna brown. Menurutku pensil alis wardah ini agak keras ya. Jadi pakainya juga agak-agak tricky. Aku ga suka pensil alis yang terlalu keras atau terlalu creamy gitu. Udah gitu yang warna brown, cokelatnya tuh masih terlalu merah buatku. Dan lagi aku ga gitu suka sama sikatnya. Aku lebih suka yang bentuknya spuli gitu.
Sebelum mengenal produk make-up dari korea. Pensil alis dari wardah ini yang aku gunakan sehari-hari karena produk wardah itu mudah dibeli di toko-toko kosmetik terdekat. Warna dari pensil alis nya tidak terlalu pigmented tetapi hal itu lah yang sangat bagus untuk sebuah produk alis, karena bakalan membuat alis terlihat natural. Kekurangan nya adalah pensil alis ini harus di raut
Ga gitu suka aku sama pensil alis wardah ini. Selain karena teksturnya keras warnanya juga rada susah keluar. Aku emang prefer pensil alis yg teksturnya empuk dan agak creamy gitu. Menurutku si wardah ini teksturnya lebih keras dari pensil alis fanbo yang merah itu, si fanbo merah udah jadi 'batas toleransi kekerasan pensil alis aku' haha jadi kalo lebih keras dari punya fanbo aku gasuka, ga enak makenya.
Packaging rating | |
Product rating | |
Price rating | |
Summary
Repurchase? Yes |
|
Facebook Comments