Rumahmu menyembunyikan rahasia kotor. Walaupun kamu mungkin ingat untuk menggosok pegangan pintu dengan desinfektan dan mengganti sikat gigi secara rutin agar kuman tidak tersebar, dapur adalah sarang bakteri yang mungkin tidak kamu duga. Studi membuktikan bahwa di rumah, dapur mengandung paling banyak bakteri.

Meskipun tak semua bakteri berbahaya, namun bakteri yang biasa ditemukan di dapur, seperti salmonella, E.coli, ragi, dan listeria, adalah bakteri yang paling sering mengakibatkan sakit. Dan ini merupakan hal buruk karena misalnya, ragi dan lumut biasa ditemukan di seluruh perangkat dapur. Sedangkan, 36% perangkat dapur mengandung salmonella dan E.coli.

Jadi, apa saja yang seharusnya dibersihkan dengan teratur dengan air panas dan sabun agar terhindar dari bakteri dapur?

Spons

Sebuah studi yang dilaksanakan belum lama ini menemukan bahwa ada sekita 362 spesies bakteri yang bersarang di spons dapur. Karena itu, ada perdebatan bagaimana cara terbaik membersihkannya. Spon yang telah dilembabkan dan dipanggang di mircrowave salama 1 menit pada suhu tinggi katanya adalah cara terampuh. Metode ini membunuh lebih dar 99% bakteri yang bersarang.

Kulkas

Setiap kali kamu menyimpan brokoli tak dibungkus atau daging di rak kulkasmu, kamu mungkin sudah berpartisipasi dalam penyebaran bakteri. Lingkungan yang lembab dan dingin ini membuat bakteri seperti salmonella, listeria, dan E.coli menjadi senang bersarang dan berkembang biak. Padahal, bakteri-bakteri ini menyebabkan kita sakit. Untuk melawan penyebaran kuman penyakit ini, pastikan kamu selalu membersihkan kulkasmu sekali sebulan dengan cara menggosok dengan air panas dan sabun serta memercikkan cairan pemutih yang dicampur dengan air setelahnya.

Wastafel  dapur

Kamu mungkin mengira bahwa wastafel di dapurmu bersih karena kamu selalu memercikkan air di sekitar rendamannya setiap kali selesai mempersiapkan makanan atau mencuci piring. Namun, kamu mungkin salah. Wastafel dapur adalah tempat dimana beragam jenis cairan dikerngkan dan sisa makanan disaring sehingga menjadi tempat melekatnya bakteri dari partikel makanan. Bahkan, wastafel ini merupakan rumah dari lebih banyak E.coli dibandingkan toiletmu. Karena itu, setiap hari, gosoklah wastafelmu dengan larutan pemutih dan bersihkanlah saringan wastafel itu untuk membantu menghalangi penyebaran bakteri berbahaya di wastafelmu. Selalu sterilkan wastafelmu sekali sehari agar kuman tidak semakin banyak berkemmbang biak.

Pembuka kaleng

Kontaminasi silang dari makanan adalah cara yang umum untuk menyebarkan bakteri di dapurmu. Pembuka kaleng adalah salah satu penyebab terbesar kontaminasi silang makanan. Ketika kamu membuka kaleng sarden, misalnya, dan saus sarden melekat di pembuka kaleng, maka ini bisa jadi lahan berkembangbiak bakteri. Ketika kamu menggunakan pembuka kaleng ini untuk membuka kaleng lain, maka kamu bisa menyebarkan bakteri. Karena itu, setiap selesai memakainya, cuci dengan air dan sabun, lalu ikuti dengan larutan cairan pemutih dan keringkan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Trik Berolahraga Dengan Aman Selama Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang selalu ditunggu oleh