Ketika kamu mengalami rasa gatal yang sangat mengganggu dan mungkin kamu menemukan kemerahan pada kulitmu yang gatal, mungkin sabun mandimu mengandung alergen. Jangan salah, ada banyak kasus kulit meradang gara-gara produk-produk tertentu seperti sabun mandi, misanya.

Bagaimana tanda-tanda bahwa kamu alergi sabun mandi?

Ada perbedaan antara masalah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi dan masalah kulit yang hanya sebatas iritasi biasa. Tanda-tanda umum yang menunjukkan reaksi alergi terhadap sabun mandi adalah :

  • Kulit meradang
  • Kulit berwarna kemerahan
  • Kulit bersisik
  • Kulit gatal

Hal ini bisa terjadi pada area tertentu di kulit atau bisa digeneralisasi di seluruh tubuh.

Reaksi alergi terhadap sabun mandi sedikit berbeda dari reaksi alergi yang mungkin kamu alami karena produk kecantikan lainnya. Biasanya kontak alergi terhadap kosmetik akan muncul sebagai ruam merah atau gatal di area kulit yang kamu berikan produk kosmetik. Tetapi, alergi terhadap sabun mandi adalah sebuah pengecualian karena sabun mandi digunakan di seluruh tubuh. Karena itu, ruam pada alergi sabun mandi akan muncul sebagai ruam yang tambal sulam dan menyebar ke seluruh tubuh.

Alergi seperti ini dapat berkembang kapan saja, bahkan jika kamu sudah menggunakan sabun mandi yang sama selama bertahun-tahun. Jadi jika kamu tiba-tiba mengalami ruam pada tubuh kamu dan belum pernah mengalami radang kulit, bisa jadi kamu mengalami alergi sabun mandi. Cara terbaik untuk memastikan bahwa kamu memiliki alergi terhadap sabun adalah dengan mengunjungi dokter kulit dan menjalani tes.

Jika reaksi alergi yang kamu derita tidak kunjung sembuh, kamu bisa segera menghubungi dokter kulit dan periksakan diri kamu. Mungkin karena dampak pandemi COVID-19 kamu tidak bisa pergi ke rumah sakit atau mengunjungi dokter sebebas dulu. Jika demikian, kamu bisa menghubungi kantor dermatologi atau hubungi layanan kesehatan pilihan kamu untuk memastikan apakah ada konsutasi secara virtual

Bagaimana cara mengetahui jika kulit teriritasi oleh sabun mandi?

Hanya karena kulit kamu teriritasi oleh produk tertentu, bukan berarti kamu alergi terhadapnya. Reaksi alergi dan iritasi memiliki bentuk yang hampir sama tetapi disebabkan faktor yang sangat berbeda.

Dermatitis kontak alergi dan iritan sebenarnya berbeda tetapi bisa jadi terlihat sama. Dermatitis kontak iritan tidak bersifat alergi. Itu dapat berasal dari surfaktan berbasis sabun yang memiliki pH lebih tinggi daripada kulit sehingga membuat kulit jadi iritasi.

Kulit kamu kehilangan minyak esensial dan protein, sehingga kulit menjadi gatak dan kering. Alergi pun dapat semakin buruk. Sekali lagi, kamu tidak bisa memastikan apakah ruam pada kulitmu merupakan sebuah bentuk alergi akibat sabun cuci. Untuk itu, kamu harus mengunjungi dokter untuk diperiksa.

Bahan sabun mandi yang harus dihindari

Daftar bahan yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi sangatlah banyak. Tetapi ada beberapa hal utama yang bisa kamu cari pada label komposisi, yaitu parfum.  Parfum adalah sumber paling umum dari sabun mandi. Tentu saja kamu berharap bahwa setelah mandi, badanmu menjadi bersih dan wangi. Meskipun demikian, kamu harus hati-hati terhadap parfum.   

Baca Juga :

https://www.tampilcantik.com/sabun-mandi-terbaik-untuk-jenis-kulitmu/

https://www.tampilcantik.com/review-nivea-creme-soft-sabun-perawatan-kulit/

https://www.tampilcantik.com/perhatikan-3-tips-ini-maka-kamu-akan-merasakan-sensasi-mandi-yang-belum-pernah-kamu-rasakan/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

5 Cara Menggunakan Nose Strip untuk Komedo Hitam

Banyak orang menyalahgunakan nose strip, yang menyebabkan kerusakan