Agar tetap sehat, anak-anak memerlukan pola makan yang mencakup semua hal mendasar, dengan makanan dari setiap kategori makanan. Penelitian mengungkapkan bahwa sangat penting untuk menyediakan jumlah yang sesuai usia untuk anak-anak karena nafsu makan mereka berubah seiring bertambahnya usia, mengalami lonjakan pertumbuhan, dan terlibat dalam aktivitas fisik. Jika seorang anak menunjukkan minat lebih, tawarkan kepada mereka.
Dalam hal nutrisi, anak-anak harus diperlakukan tidak berbeda dengan orang dewasa. Para ahli gizi berpendapat bahwa semua individu memiliki kebutuhan yang sama akan zat gizi seperti vitamin, mineral, karbohidrat, protein, dan lemak. Namun, ada perbedaan yang berkaitan dengan usia dalam kebutuhan gizi anak-anak. Priyanka Rohatgi, Kepala Ahli Gizi, Rumah Sakit Apollo, New Delhi, merekomendasikan untuk memberi anak-anak berbagai macam makanan daripada memasukkannya ke dalam pola diet ketat. “Ada makanan tertentu yang merupakan sumber energi yang baik, yang sangat penting bagi anak-anak karena mereka sangat aktif di fase muda dalam hidup mereka,” katanya.
Berikut adalah 5 nutrisi teratas yang harus Anda sertakan dalam makanan anak Anda untuk meningkatkan kesehatannya:
- Kalsium
Kalsium merupakan nutrisi terpenting bagi anak. Kalsium terutama bertanggung jawab untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Hal ini juga diperlukan untuk saraf, otot, dan jantung. Tulang dan gigi yang sehat diperlukan seumur hidup, jadi konsumsi kalsium yang cukup sangat penting selama masa pertumbuhan. Susu adalah sumber kalsium terbaik. Makanan kaya kalsium lainnya termasuk keju, yoghurt, bayam, brokoli, tahu, dan banyak lainnya.
- Serat
Serat harus menjadi bagian penting dari diet setiap orang. Ini sama pentingnya untuk anak-anak tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Ini akan menjaga pencernaan anak Anda tetap utuh. Sebagian besar buah-buahan dan sayuran tinggi serat. Anda dapat memberi makan buah dan sayuran segar kepada anak Anda, yang akan memberi mereka serat serta nutrisi lain yang diperlukan.
- Besi
Zat besi membantu perkembangan anak yang tepat karena membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan masalah kesehatan serius lainnya. Akibatnya, pastikan makanan anak Anda memiliki cukup zat besi. Biji-bijian utuh, polong-polongan, kacang-kacangan, sereal yang diperkaya, buncis, lentil, dan sayuran berdaun hijau kaya akan zat besi.
- Protein
Protein membantu tubuh anak membangun sel, memecah makanan menjadi energi, melawan infeksi, dan membawa oksigen. Itu membangun otot dan jaringan lain di tubuh anak-anak. Ini juga membantu mereka memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka. Makanan kaya protein termasuk ikan, ayam, kalkun, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, telur, susu, yoghurt, keju, selai kacang, dan edamame.
- Vitamin D
Vitamin D membantu dalam penyerapan kalsium yang lebih baik. Kalsium membutuhkan sumber untuk penyerapan yang lebih baik. Ini sama sekali akan membantu dalam membangun tulang dan gigi yang lebih baik. Manfaat kesehatan lain dari vitamin D termasuk peningkatan kekebalan, peningkatan fungsi otak, dan peningkatan kinerja sistem saraf. Anak-anak secara alami memperoleh vitamin D ketika mereka menghabiskan waktu di luar bermain.
Saran Ahli: Anak-anak berusia 4–8 tahun membutuhkan minimal 25 miligram nutrisi harian, sedangkan mereka yang berusia 9–13 tahun membutuhkan minimal 45 miligram harian. Merupakan tanggung jawab orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mereka mendapatkan semua nutrisi harian yang direkomendasikan. Nutrisi juga bisa didapat melalui jeruk segar, stroberi, brokoli, buah kiwi, kol, paprika, serta sayur dan buah lainnya.
Baca Juga :
<strong>9 Manfaat Belimbing, Nutrisi, Resep, & Efek Sampingnya</strong>
6 Nutrisi Yang Dapat Meningkatkan Penglihatan Kita
<strong>Nutrisi Penting Bagi Pertumbuhan Rambut Untuk Dimasukkan Dalam Diet Anda</strong>
Facebook Comments