Saat awal mula menjalin hubungan dengan seorang pria, mungkin kamu akan merasa jika perasaan cinta itu akan bisa tertanam selamanya. Namun kenyataannya seiring dengan berjalannya waktu, rasa cinta itu bisa perlahan melemah dan akhirnya pudar seakan kamu tak ada rasa lagi dengannya. Tiap bertemu dia, maka perasaanmu biasa saja dan tak berbunga-bunga layaknya dulu. Rasanya tak ada yang spesial dari dirinya saat itu. Sebetulnya apa sih yang jadi penyebab kondisi ini?

 

Rutinitas harian yang menyibukkan

Setelah kamu dan dia dewasa, cinta yang kalian pupuk itu harus bertabrakan dengan kondisi kesibukan serta rutinitas harian yang dijalani. Kamu kerja, dia juga kerja. Kamu punya mimpi, dia pun punya cita-cita yang harus dicapai. Dalam proses ini, maka tak heran jika waktu kalian untuk bersama kemungkinan besar harus dikorbankan. Kamu dan dia sama-sama sibuk sehingga waktu bersama makin sedikit. Dari sinilah perlahan kalian pun makin merasa bosan dengan hubungan tersebut karena merasa tidak mendapat perhatian satu sama lain. Jika sudah demikian, jangan heran jika rasa cinta itu akhirnya pudar perlahan.

 

Komunikasi kurang baik

Komunikasi itu menjadi dasar dalam sebuah hubungan apa saja. Tanpa komunikasi yang baik, maka hubungan pun tak akan bisa berjalan dengan baik. Begitu juga dalam hubunganmu dengan pasangan. Saat salah satu dari kalian sibuk, cuek, atau terlalu tertutup, maka menjadikan komunikasi terasa sangat hambar. Selain itu, komunikasi yang kurang intens juga akan bisa menjadikan munculnya prasangka satu sama lainnya sehingga menjadikan suasana makin keruh pastinya. Dari semua prasangka, pertengkaran dan lainnya, maka itu juga bisa menjadikan rasa cinta kian menipis.

 

Ego yang ada di dalam diri

Pastinya semua manusia punya ego di dalam dirinya. Meski demikian, jika ego sudah berlebihan maka akan menjadikan kamu pun menjadi seseorang yang egois di dalam menyikapi berbagai macam hal, termasuk juga dalam menyikapi hubunganmu dengan pasangan. Sifat egois cenderung hanya mementingkan diri sendiri dan tidak ingin peduli pada orang lain. Bukan hanya menjadikan rasa cinta hilang, tapi keegoisan juga kerapkali menjadikan hubungan kandas secara tidak baik.

 

Sifat pasangan dirasa berubah

Kamu merasa jika awal pacaran dirinya sangat baik, perhatian dan lembut. Tapi makin lama, entah mengapa dirinya mulai berubah dengan memiliki sifat keras kepala, egois, posesif atau sofat lainnya yang seolah tak bisa kamu handle. Jika kamu ada di situasi seperti ini, pastinya kamu akan merasakan tekanan demi tekanan setiap bersama dengan dirinya. Bukannya bahagia, kamu malah justru dibuat stres karena menghadapi sifat buruknya. Jika sudah begini, jangan salahkan jika cinta dan sayang pun perlahan akan terkikis.

 

Ingin pasangan yang sempurna

Setiap manusia tidak sempurna dengan segala kekurangannya sendiri. Namun, kamu justru menuntut pasanganmu menjadi seorang pribadi yang sempurna dengan segala keunggulannya tanpa titik kelemahan. Wah, ini sih keterlaluan. Jangan heran jika pasanganmu lebih memilih meninggalkanmu pergi jika kamu berharap dia yang sempurna ya.

 

Baca Juga :

Sudah Berusaha Keras Untuk “PDKT” Tapi Si Dia Malah Menjauh. Mungkin Ini Alasannya

Waktunya Akhiri Hubungan LDR-Mu, Jika Kamu Mulai Rasakan Ini

Tanyain Hal-Hal Ini Kalo Pengen Komunikasi dengan Pasangan yang Lebih Baik

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

9 Tanda Anda Terhubung Secara Emosional dengan Pasangan Anda

Terhubung secara emosional dengan pasangan memastikan hubungan yang