Setelah kamu tinggal bersama pasangan sehabis nikah, percayalah, kamu akan mulai melihat satu sama lain dengan cara yang berbeda. Ketika kamu pada akhirnya memutuskan untuk berbagi area tinggal, kamu harus belajar menyesuaikan tinggal bersama, dan bahkan pasangan yang paling serasi pun masih akan mengalami berbagai masalah yang nampak esensial dan membuatmu merasa seolah kamu dan pasanganmu tidak bisa lagi bersama. Untungnya, kamu tak harus berpisah hanya karena masalah-masalah ini. Kamu hanya perlu mengantisipasinya sebelum kamu nikah dan tinggal bersama agar nantinya masalah-masalah ini tidak menghancurkan pernikahan yang kamu bangun bersamanya dengan susah payah.

Ini adalah berbagai masalah yang akan kamu hadapi ketika kamu dan pasangan mulai tinggal bersama, yang mungkin tak terpikirkan olehmu sebelumnya.

Tidak cocok secara finansial

Bagi keluarga masa kini dimana suami maupun isteri yang bekerja adalah hal yang umum dan bahkan mungkin wajib (karena mahalnya properti dan biaya hidup), maka masalah keuangan bisa jadi sebuah hal yang membuat pertengkaran setelah mulai tinggal bersama. Apalagi jika sebelum menikah kamu tidak membicarakan pembagian keuangan dan pengeluaran rumah tangga. Lalu siapa yang harus bayar tagihan? Siapa yang harus mencicil motor baru? Pakai uang siapa belanja? Apalagi jika ternyata kamu menemukan bahwa pasanganmu punya kebiasaan finansial yang buruk, maka kamu bisa bertengkar karena ini. Namun, jangan sampai hubungan rumah tanggamu rusak hanya karena hal ini. Diskusikan baik-baik. Jika kamu sudah terlanjur menikah tanpa adanya persiapan tentang masalah ini, cobalah temui terapis atau mengambil les manajemen keuangan. Yang terpenting, jujurlah.

Bertengkar masalah tugas rumah tangga

Hal yang paling sering memicu keributan di rumah tangga setelah kamu dan pasangan mulai tinggal bersama mungkin adalah masalah bersih-bersih rumah. Kalau kamu tidak tahu bagaimana berantakan atau rapinya pasanganmu, maka setelah menikah, ini bisa jadi tantangan tersendiri karena kamu akan berbagi rumah dengannya. Kamu seorang neat freak sedangkan dia paling malas besih-bersih? Siap-siap saja sering berantem. Atau sebaliknya, kamu sangat nyantai sedangkan pasanganmu obsesif dengan kebersihan? Siap-siap diomeli terus menerus.

Pada akhirnya, pertengkaran soal piring kotor di wastafel yang tak dicuci ini bisa jadi besar. Kalau kamu tak punya kemampuan komunikasi dan kompromi yang baik, maka masalah ini tidak akan selesai.

Merasa terganggu karena kebiasaan aneh satu sama lain

Kamu mungkin tidak tahu kebiasaan berantakan pasanganmu sampai kamu tinggal bersama, dan ini berlaku juga untuk hal-hal aneh atau unik yang kamu dan dia lakukan. Apa yang dulu lucu, misalnya, seperti kebiasaannya membuka jendela saat malam agar angin masuk, atau caranya tertawa yang sangat lepas, kini bisa jadi begitu mengganggu dan melelahkan. Hal-hal yang dulu menarik darinya, semakin lama kamu tinggal bersama, bisa jadi hal yang malah membuat hubunganmu jadi terasa berat.

Sekali lagi, dalam hal ini kamu butuh komunikasi dan kompromi. Dan karena ini kebiasaan, maka ini tak bisa diubah dengan mudah. Hanya pastikan saja kamu bicara sebelum segalanya jadi terlambat.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

9 Tanda Anda Terhubung Secara Emosional dengan Pasangan Anda

Terhubung secara emosional dengan pasangan memastikan hubungan yang