Apa kamu memiliki masalah pencernaan dan susah BAB? Sering merasa kembung, mual, dan tidak nyaman sehabis makan? Sudah menjaga makanan tapi perut masih terlihat besar dan banyak gas? mungkin kamu akan tertarik dengan FODMAP diet.

Apa sih FODMAP Diet?

FODMAP merupakan kepanjangan dari Fermentable Oligossaccharides Disaccharides Monosaccharides And Polyols, yaitu molekul gula dari makanan yang terfermentasikan dalam proses pencernaan sehingga terkarbonasi dan berubah menjadi gula alkohol. Hal ini menyebabkan timbulnya banyak gas pada perut, rasa mual dan membuat penyerapan nutrisi oleh usus tidak berjalan sempurna. Untuk membentuk tubuh ideal dengan pola diet yang sehat, menjaga makanan saja tidaklah cukup. Usus dan organ pencernaan lainnya harus bisa menyerap nutrisi makanan dengan baik sehingga tubuh tidak menumpuk lemak sebagai cadangan makanan.

Sayangnya, zat-zat FODMAP banyak ditemukan dalam kandungan makanan yang mengandung fruktosa , laktosa, fruktan (dalam sayuran), galactans (biji-bijan) and polyols (pemanis buatan). Makanan-makanan ini sangat sering kita konsumsi sehari-hari, dan juga dibutuhkan oleh tubuh sehingga tidak dianjurkan untuk menghilangkannya sama sekali dari menu dietmu. Namun dengan pengaturan yang menu makanan yang tepat, kamu bisa mencari bahan pengganti atau sekedar membatasi konsumsinya.

Program diet yang dianjurkan

Sebaiknya, jalankan program diet FODMAP selama seminggu, kecuali kamu sudah berkonsultasi dengan dokter. Selama itu kamu bisa mengurangi sebanyak mungkin mengkonsumsi bahan-bahan makanan di bawah ini:

  • Oligosaccharides – (fructans) Bawang putih, bawang bombai, gandum, kacang-kacangan.
  • Disaccharides – (laktosa) Susu, susu terkondensasi dan terevaporasi, susu bubuk, es krim, yogurt, keju, mentega.
  • Monosaccharides – (fruktosa) madu, apel, mangga, pir, semangka
  • Polyols: pemanis buatan dalam makanan dan minuman serta minuman beralkohol.

Tidak hanya menghindari bahan makanan tersebut, tetapi tidak memakan produk olahannya juga harus dilakukan untuk hasil terbaik. Makanan cepat saji yang banyak mengandung laktosa, dan frucktans, seperti ayam olahan, sosis, ham, kornet, harus benar-benar dihilangkan dalam menu diet selama proses. Semua makanan ringan yang mengandung susu dan gula buatan seperti biskuit, kue kering, roti manis, dan pastri juga termasuk. Begitu juga minuman bersoda, jus sintetis, gula jagung sintetis, dan minuman kemasan.

Diet yang juga dilakukan oleh selebriti Tyra Bank dan Kristen Dunts ini akan menjadi solusi yang cemerlang untuk mengatasi masalah-masalah pencernaanmu, sekaligus membantumu mendapatkan bentuk tubuh ideal. Tentu saja untuk hasil maksimal sebaiknya dibarengi dengan berolahraga teratur, istirahat yang cukup dan minum air putih yang banyak. Sebaiknya hindari untuk melakukan program diet FODMAP lebih dari satu minggu atau dengan frekuensi terlalu dekat. Program ini sangat membatasi tubuh terhadap asupan zat tertentu dan pembatasan jangka panjang akan mengakibatkan ketidakseimbangan gizi yang bisa menyebabkan masalah kesehatan.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Cara Efektif Berhenti Merokok Bagi Yang Sudah Sangat Kecanduan

Sudah bukan rahasia lagi jika rokok memberikan dampak