Kita tinggal di sebuah dunia yang menempatkan nilai sangat tinggi pada uang. Ini bisa membuat kita selalu merasa kekurangan. Padahal, uang tidak bisa membeli cinta. Uang tidak bisa menggantikan waktu dengan orang yang kita cintai. Akan tetapi, uang diperlukan untuk bertahan hidup. Dan seringkali, uang juga menjadi masalah dalam rumah tangga atau hubungan percintaan. Apakah rumah tangga kamu juga mengalami pergolakan karena masalah uang?
Berikut tanda-tandanya:
Kamu membanding-bandingkan
Sangat mudah membanding-bandingkan rumah tanggamu dengan yang lainnya. Selalu ada masalah. Apakah kamu dan pasangan lain punya penghasilan sama? Seperti apa rumah mereka? Sekolah swasta mahal mana lagi anak-anak mereka menempuh pendidikan? Daftar ini akan semakin panjang jika diturut-tututkan. Ketika membanding-bandingkan hubunganmu dengan orang lain, kamu akan selalu merasa kecewa. Kenyataannya, setiap orang memiliki titik berbeda dalam hidup mereka. Tidak semua orang juga dilahirkan dengan kesempatan dan keberuntungan yang sama,
Kamu dan dia jarang bicara masalah uang
Jika kamu dan dia sama-sama berpenghasilan tetapi tidak pernah membicarakan masalah uang, ini tidak akan bisa lancar. Apakah kalian punya tabungan bersama? Berapa pendapatan masing-masing? Siapa yang selama ini wajib membayari keperluan rumah? Berapa anggaran kalian berdua? Ketika masih baru berumah tangga, kalian mungkin bisa dengan mudah membayar bergiliran tanpa saling perhitungan. Tetapi, lama-kelamaan akan timbul keinginan untuk bertransparansi dan tidak terbuka akan menciderai kepercayaan dalam rumah tangga.
Kamu dan dia merahasiakan soal uang
Apakah kamu dan dia bukan hanya tidak saling membicarakan, tetapi merahasiakan pengeluaran masing-masing? Begitu pula dengan pembelanjaan? Apakah salah satu di antara kalian kesulitan harus mencari pinjaman sedangkan satu lagi diam-diam punya tabungan? Dalam rumah tangga, ini seperti sebuah penghianatan. Komunikasi dalam area ini sifatnya sangatlah penting. Kamu harus merasa nyaman membicarakan masalah uang dengan pasanganmu tanpa penghakiman.
Kamu memisahkan uang masing-masing
Pernikahan adalah sebuah kemitraan. Kalian bekerja sama, termasuk dalam masalh uang. Kedua pihak yang terlibat haruslah bersama-sama mengendalikan keuangan tersebut. Jangan gunakan uang untuk dirimu sendiri dan begitu pula sebaliknya. Kerjakan budget bersama-sama. Walaupun kalian berdua punya mimpi pribadi, dan keinginan pribadi, selalu prioritaskan roda rumah tangga kalian untuk berputar duluan. Jangan pisahk-pisahkan uang yang kalian gunakan untuk keperluan sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Ketika kamu dan dia mulai saling perhitungan, main rahasia-rahasiaan, dan bahkan mulai memperlakukan pengeluaran seperti bukan keluarga, maka kalian sudah merusak sebuah hubungan.
Kamu dan dia punya prioritas finansial berbeda
Kamu dan dia harus sama-sama bertanggung jawab terhadap uang. Jika salah satu dari kalian menghemat uang untuk antisipasi biaya hamil dan persalinan tahun depan sementara satunya lagi menghambur-hamburkan uang untuk nonton atau nongkrong di cafe, maka ini adalah pertanda buruk. Seharusnya, rumah tangga tidak perlu satu orang berperan sebagai polisi yang melarang-larang. Kedua belah pihak harus punya prioritas yang sama.
Facebook Comments