Tahukah kamu? Seorang bayi yang baru lahir belum bisa bernapas lewat mulut. Bayi usia 0 – 5 bulan hanya tahu bahwa mereka bisa bernapas lewat hidung. Nah, saat sudah menginjak usia 6 bulan, barulah bayi sadar bahwa ada cara lain untuk bernapas, yaitu lewat mulut. 

Meskipun bisa bernapas lewat mulut, tetapi hal ini tentu tidak disarankan. Sebab, ternyata bernapas lewat mulut bisa membahayakan tubuh jika dilakukan secara terus-menerus. Itulah mengapa ketika olahraga dan kehabisan napas, orang tetap disarankan untuk berusaha bernapas lewat hidung.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kita tidak boleh bernapas lewat mulut dalam waktu yang lama, apalagi sampai menggantikan fungsi hidung: 

  1. Bernapas lewat mulut bisa menyebabkan perubahan struktur dan bentuk wajahh

Jika kamu bernapas melalui mulut untuk waktu yang lama, sampai-sampai kamu menggantikan fungsi hidung dengan mulut, maka kamu bisa mengalami perubahan bentuk dan struktur wajah yang ekstrem.

Orang yang bernapas lewat mulut dalam waktu yang lama akan mengalami struktur wajah yang tumbuh ke depan. Hal ini akan lebih sering terlihat pada anak-anak karena wajah mereka masih tumbuh dan berubah. 

Jadi, ketika kamu bernapas melalui mulut, rahang dan pipi kamu akan menyempit. Hal ini pada gilirannya akan menyebabkan perubahan bentuk hidung. Selain itu, juga mungkin mengalami pengembangan lubang hidung dan penyempitan bibir atas. Bisa jadi, gigi kamu juga berubah struktur menjadi maju ke depan. 

  1. Bernapas dengan mulut bisa menyebabkan tubuh jadi bungkuk 

Jika kamu bernapas melalui mulut, apalagi dalam waktu yang lama, maka tanpa sadar kamu akan membentuk postur memiringkan kepala ke depan dan bagian bahu kamu akan cenderung merosot. 

Jika postur tidak baik tersebut terus dipertahankan, pada akhirnya kamu akan memiliki postur membungkuk selamanya. Tubuhmu akan memiliki postur bungkuk sebagai cara untuk membuka saluran udara 

  1. Bernapas dengan mulut bisa sebabkan masalah pada gigi 

Hidung diciptakan untuk bernapas dan hendaklah fungsinya tetap untuk bernapas. Jangan sampai kamu malah bernapas dengan mulut dan menggantikan fungsi hidung.

Selain mempengaruhi postur, pernapasan mulut juga mempengaruhi struktur gigi kamu. Anak-anak yang suka bernapas lewat mulut akan memiliki struktur gigi yang berantakan. Gigi mereka cenderung bengkok dan gigitannya tidak pada posisi yang benar. 

Selain itu, anak yang suka bernapas lewat mulut juga memiliki postur bibir dan posisi lidah yang tidak lazim. Perawatan gigi untuk mereka yang sering bernapas dari mulut juga akan lebih rumit daripada orang normal lainnya.

  1. Bernapas lewat mulut akan membuatmu kesulitan tidur 

Bernapas melalui mulut artinya kamu hanya akan mendapatkan lebih sedikit oksigen dan lebih banyak karbon dioksida. Tentu saja hal ini tidak akan baik untuk kesehatan tubuhmu.

Jika dibiarkan, sebagian besar sistem tubuh kamu akan menderita karena kelebihan karbon dioksida dan krisis oksigen. Selain itu, kamu juga akan lebih sering mendengkur dan ngiler. Kekurangan oksigen kronis dan gangguan tidur sleep apnea akan menghampirimu jika kamu terlalu sering bernapas lewat mulut.

Baca Juga :

5 Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pernapasan

Ini 5 Manfaat yang Akan Kamu Dapatkan Jika Makan Bawang Setiap Hari

<strong>Ketahui 6 Jenis Gangguan Anxiety </strong>

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Cara Efektif Berhenti Merokok Bagi Yang Sudah Sangat Kecanduan

Sudah bukan rahasia lagi jika rokok memberikan dampak