Hari Raya Idul Fitri merupakan hari besar umat Muslim yang dirayakan besar-besaran di seluruh dunia. Setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, Hari Raya Idul Fitri atau yang sering disebut dengan hari lebaran juga dianggap hari kemenangan oleh umat Muslim. Perayaan diawali dengan ibadah sholat berjamaah dipagi hari dan diteruskan dengan acara-acara bersama keluarga dan kerabat. Ternyata, setiap negara memiliki tradisi-tradisi yang berbeda untuk merayakan hari yang fitri ini. Yuk simak bagaimanan suasana lebaran di negara negara.

1. Indonesia

Hari Raya Idul Fitri di Indonesia biasanya dirayakan dengan malam takbiran dan sholat bersama di pagi hari. Pada malam takbir, banyak diadakan pawai sambil mengumandangkan takbir oleh orang dewasa dan anak-anak. Silahturahmi atau berkunjung ke kerabat dan teman juga sering dilakukan pada momen ini. Selain untuk bermaaf-maafan, banyak juga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk reuni keluarga. Tentu saja bicara soal lebaran pastinya kurang lengkap tanpa ketupat dan sayur pelengkapnnya. Selain itu juga ada amplop lebaran berisi uang jajan yang diberikan kepada anak-anak.

2. Amerika Serikat

Walaupun Islam bukanlah agama mayoritas di Amerika Serikat, tetapi tetap saja dirayakan cukup meriah. Beberapa hari sebelum hari raya, diadakan bazaar di berbagai komunitas dimana para umat Muslim bisa berbelanja baju dan kue-kue serta menghias tangan dengan henna. Di komunitas-komunitas India-American, malam seribu bulan juga dirayakan dimana perayaan sering digelar dengan bermain musik dan menyanyi. Mereka juga memiliki kebiasaan memberikan amplop uang jajan kepada anak-anak dan berkumpul bersama keluarga.

3. India

Walaupun termasuk agama minoritas, namun Islam memiliki pengikut cukup banyak di India. Bahkan, termasuk salah satu dengan pengikut terbesar dibanding agama minoritas lainnya. Bazaar untuk memperingati malam seribu bulan juga diadakan disini. Makanan tradisional lebaran di India adalah Sheer Kurma dan Servai, sejenis makanan yang berbahan mie beras.

4. Moroko

Lebaran di Moroko juga diawali dengan ibadah sholat berjamaah di pagi hari. Setelah itu, sarapan yang mewah akan disajikan untuk disantap bersama keluarga. Kue-kue manis, Baghrir dan Melwi atau pancake khas Morroco dihidangkan bersama teh mint. Saat perayaan Idul Fitri biasanya anak-anak juga mendapat hadiah dan juga uang saku, walaupun orang dewasa biasanya tidak saling memberi hadiah atau bertukar hantaran seperti di beberapa negara.

5. Tunisia

Hari Raya Idul Fitri di Tunisia dikenal dengan nama Eidul Fitrin. Selama seharian, musik dan tari-tarian terdengan di jalan-jalan dan 98% masyarakat Tunisia berpesta bersama-sama. Makanan tradisional berupa biskuit manis dan kue-kue tradisional seperti Baklava juga disajikan saat lebaran. Saat siang hari, masing-masing biasanya pulang dan mengunjungi rumah orang tua masing-masing  untuk makan siang bersama.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Trik Berolahraga Dengan Aman Selama Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang selalu ditunggu oleh