Sebagai manusia, kita berduka karena kita mencintai, dan duka adalah respon alamiah untuk rasa kehilangan. Ketika seseorang yang kita sayangi meninggalkan kita, duka adalah cara kita untuk menghormati apa yang pernah ada dan telah pergi dari kita. Kita memang harus bergerak meninggalkan duka, akan tetapi, bukan dengan cara melupakan atau berjalan pergi, tetapi merasakannya seluruhnya hingga prosesnya selesai, yang bisa memakan waktu.
Walaupun tak ada cara benar untuk berduka, karena setiap orang memiliki caranya masing-masing yang berbeda, ada beberapa hal yang akan membuatmu semakin sulit untuk memproses kehilangan. Bahkan, hal-hal ini bisa membuat hidupmu malah jadi berantakan. Apa saja?
Menghibur diri dengan alkohol
Banyak orang yang menggunakan alkohol dan substansi terlarang untuk melupakan rasa sakit yang dialaminya. Tetapi, dampaknya benar-benar hanya sesaat. Alkohol dan obat-obatan membuat perasaan kita mati rasa, tapi memblokir kita sehingga tak bisa maju dalam proses ini. Ketika kamu telah sadar lagi, kamu akan kembali tepat pada kondisi sebelum kamu mabuk. Selain itu, dukamu bisa menyebabkanmu mengkonsumsi barang-barang ini terlalu banyak dan akhirnya melukai dirimu sendiri.
Membuat dirimu super sibuk
Ketika kamu berduka, kamu mungkin menganggap bahwa mendistraksi pikiranmu dengan kesibukan seperti pekerjaan, tugas-tugas rumah tangga, dan aktivitas-aktivitas lain akan membantumu melupakan laramu. Sekali lagi, mungkin ini benar dalam beberapa saat, namun ini tak akan pernah bisa menyembuhkanmu. Jadilah baik terhadap diri dan tubuhmu, dan beristirahatlah jika kamu membutuhkannya. Jika kamu merasa kamu hanya ingin berada di sofa dan nonton tivi seharian, atau di kamar dan nonton serial seharian, lakukanlah hal itu.
Berduka dengan mengasingkan dirimu dari dunia
Berduka adalah sebuah proses yang sulit, dan mengisolasi perasaan dan pikiranmu serta tak melampiaskannya akan membuatmu semakin stress dan cemas. Ya, kamu mungkin akan membutuhkan waktu sendirian, kadang-kadang ini penting. Akan tetapi, kamu juga butuh membicarakan isi pikiranmu lagi dan lagi untuk memproses apa yang terjadi. Jika kamu tak punya orang-orang suportif yang pas untuk hal ini, kamu bisa menemui support group atau profesional kesehatan jiwa atau terapis.
Membuat keputusan drastis yang penting
Sehabis kehilangan orang yang kamu cintai, kamu mungkin merasa kamu butuh awal yang baru. Akan tetapi, adalah ide bagus untuk menekan tombol pause sebelum membuat keputusan=keputusan besar seperti menjual rumah, berhenti kerja, atau putus dengan pasanganmu. Semua hal itu akan terasa benar ketika kamu sedang berduka, karena kamu akan merasa ingin untuk segera berada dalam suasana baru. Akan tetapi, sulit untuk berpikir jernih ketika kamu masih merasa lara. Ketika kamu mengalami kehilangan, pada awalnya kamu akan merasa mati rasa, bingung, takut, atau stres. Keputusan penting dalam hidup jelas tak seharusnya dibuat dalam kondisi demikian. Kamu tak ingin menyesalinya kemudian.
Facebook Comments