Meskipun alasan umum penumpukan lemak perut sama dengan alasan bertambahnya berat badan secara keseluruhan, seperti pola makan yang buruk, kurang olahraga, dll., menghilangkan lemak di area ini relatif lebih sulit. Di situlah pentingnya mengetahui tentang makanan yang membakar lemak perut. Catatlah makanan ini dan tambahkan ke dalam makanan Anda untuk mendapatkan manfaat maksimal.
- Gandum
Oat dianggap sebagai makanan super penurun berat badan karena kaya akan protein dan rendah kalori. Jadi, jika Anda ingin memiliki perut rata, tambahkan oatmeal ke dalam menu makanan Anda. Oat membutuhkan waktu untuk dicerna, membuat tubuh Anda membakar kalori dalam prosesnya. Terlebih lagi, oat membuat Anda kenyang lebih lama, mencegah Anda mengonsumsi makanan tidak sehat secara berlebihan. Oat juga memberi Anda energi sepanjang hari dan membantu menurunkan kolesterol.
- Kacang
Kacang-kacangan seperti kacang hitam, kacang merah, dan kacang-kacangan seperti lentil kaya akan protein dan serat, yang dapat meningkatkan rasa kenyang.
- Ikan Salmon
Ikan berlemak seperti salmon kaya akan protein berkualitas, lemak sehat, dan nutrisi penting lainnya. Ini membuat Anda kenyang lebih lama, mencegah makan sebanyak-banyaknya dan dengan demikian membantu Anda mencapai tujuan penurunan berat badan. Selain itu, salmon juga kaya akan asam lemak omega-3. Hal ini dapat mengurangi peradangan, yang diketahui berperan dalam obesitas dan penyakit metabolik. Selain itu, makanan laut memberi Anda yodium, yang penting untuk fungsi tiroid, dan menjaga metabolisme Anda tetap berjalan.
- Apel
Apel merupakan salah satu buah yang membakar lemak perut. Tinggi serat, buah ini bisa menjadi camilan pagi atau siang hari yang enak, meningkatkan rasa kenyang dan membuat Anda kenyang sepanjang hari. Sisi positifnya, buah ini rendah kalori dan gula, sehingga meningkatkan upaya penurunan berat badan Anda. Selain itu, flavonoid yang ada dalam apel mendorong pembakaran lemak perut.
- Yoghurt
Yoghurt adalah produk susu yang sangat baik untuk ditambahkan ke diet penurunan berat badan Anda. Yoghurt Yunani sangat dikenal untuk mengatur berat badan karena mengandung protein dua kali lebih banyak dibandingkan dadih biasa. Yoghurt Yunani juga memiliki bakteri probiotik yang dapat meningkatkan fungsi usus, sehingga melindungi terhadap peradangan dan resistensi leptin yang dapat menyebabkan obesitas. Menariknya, produk susu berlemak penuh dikaitkan dengan penurunan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 dan obesitas dibandingkan versi rendah lemak. Hindari yoghurt yang dimaniskan dan diberi rasa karena dapat menambah kalori kosong ke dalam makanan Anda.
- Kacang
Ya, kacang-kacangan adalah makanan tinggi lemak, tetapi kacang-kacangan juga mengandung protein, serat, dan senyawa tumbuhan yang meningkatkan kesehatan jantung. Kacang-kacangan adalah camilan yang sangat baik karena penelitian menunjukkan bahwa makan kacang-kacangan meningkatkan kesehatan metabolisme dan mendorong penurunan berat badan. Ingatlah untuk memperhatikan ukuran porsi.
- Brokoli
Sayuran kucifer seperti brokoli, kubis, kembang kol, dan kubis Brussel kaya akan serat sehingga membuatnya mengenyangkan. Sayuran ini juga mengandung sejumlah protein. Sisi positifnya, mereka memiliki kepadatan energi yang rendah atau kalori yang rendah, yang berarti mereka sempurna untuk ditambahkan ke dalam diet penurunan berat badan Anda.
- Cuka
Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 1–2 sendok makan atau 15–30 ml cuka setiap hari dapat membantu mengurangi lemak perut. Hal ini juga dapat menurunkan kadar trigliserida darah.
Baca Juga :
Cara Menyiapkan Makanan Yang Ternyata Berbahaya dan Bikin Sakit. Hati-Hati!
Bagaimana Membakar 3000 Kalori Sehari?
5 Latihan Penurunan Berat Badan Terbaik, Berdasarkan Pembakaran Kalori
Facebook Comments