Seorang dokter sekaligus pakar kesehatan wanita bernama Tasneem Bhatia yang menulis buku berjudul “The Super Women RX” mengatakan, perempuan harus selalu proaktif tentang kesehatan mereka di setiap usia. Nah, ada cara tertentu untuk mengantisipasi masalah kesehatan sejak dini seiring bertambahnya usia. Cara ini adalah melakukan pemeriksaan pencegahan rutin dan menjalani gaya hidup aktif.
Ingat, age is just a number, dan tetaplah berpegang teguh pada hal tersebut.
Berikut adalah rekomendasi pemeriksaan kesehatan yang harus kamu lakukan dan tanda-tanda kamu perlu segera memeriksakan diri :
- Kanker payudara
Kanker payudara dan serviks adalah dua jenis kanker paling umum yang menyerang wanita. Kanker payudara memang dapat terjadi pada semua usia, namun, risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia. Jadi, bagi wanita yang berusia di atas 40 tahun, mereka perlu melakukan pemeriksaan rutin agar dapat mendeteksi kanker lebih dini.
- Libido buruk
Ada banyak alasan mengapa wanita di usia 40-an mengalami dorongan seks yang rendah. Hal ini bisa terjadi karena perubahan hormonal, kekeringan pada vagina, dan lain-lain. Terkadang solusi untuk mengatasi libido yang buruk bisa sederhana, seperti menggunakan krim estrogen, misalnya. Tapi, dalam kasus lain, mengatasi masalah libido perlu dilakukan dengan perawatan serius. Untuk itu, wanita di atas 40 tahun perlu rutin memeriksakan diri ke dokter.
- Berat badan bertambah
Seiring bertambahnya usia, wanita semakin sulit untuk menurunkan berat badan dan akan lebih mudah untuk mengalami kenaikan berat badan. Faktor terbesar yang mempengaruhi meningkatnya berat badan adalah tingkat stres, pola makan buruk, dan gaya hidup yang tidak aktif. Jika kenaikan berat badan dirasa tidak wajar, segera konsultasikan kepada dokter.
- Sering kelelahan
Merasa lelah adalah hal yang wajar bagi seorang wanita berusia 40 tahunan. Lagi pula, wanita memang menjalankan tugas berat, seperti bekerja sambil mengurus anak dan rumah tangga, misalnya. Tentu saja, seiring bertambahnya usia, wanita cenderung lebih cepat lelah. Rendahnya tingkat energi ini juga disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi sejak menopause.
Untuk mengatasi hal tersebut, wanita perlu tidur dalam waktu yang tepat dan konsisten serta menjaga agar kualitas tidur tetap baik, demi meremajakan dan mengisi ulang energi tubuh. Sebaiknya, kamu tidur malam selama 7 jam.
- Penyakit kardiovaskular
Seiring berjalannya waktu, plak dapat menumpuk di arteri, sehingga membuat arteri menyempit dan mengeras. Akibatnya, aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi bagi tubuh pun terhalang. Karenanya, bisa jadi muncul gumpalan di atas plak, sehingga menghalangi aliran darah ke jantung yang menyebabkan serangan jantung.
Demi mencegah hal ini, wanita disarankan untuk berolahraga secara teratur.
- Insomnia
Tak hanya kelelahan dan tingkat energi yang rendah saja, tapi insomnia juga kerap melanda wanita berusia di atas 40 tahun. Faktanya, sebuah studi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menemukan bahwa hampir 20 persen wanita berusia 40 – 59 tahun mengaku sulit tidur malam.
Studi tersebut menjelaskan bahwa bagi banyak wanita, insomnia dapat disebabkan oleh permulaan menopause. Keringat pada malam hari, suhu tubuh yang tinggi, dan perubahan suasana hati, semuanya dapat memengaruhi pola tidur.
- Rambut menipis
Meskipun kerontokan rambut pada pria dan wanita sebagian besar disebabkan oleh keturunan, namun hormon selama menopause juga berperan di dalam kasus ini. Kabar baiknya, ada suplemen dan perawatan yang dapat mencegah kerontokan rambut. Jika kamu ingin mendapatkannya, kamu dapat mengunjungi dokter dan berkonsultasi.
Baca Juga :
Simak 7 Tanda di Tangan yang Dapat Menunjukkan Masalah Kesehatan
9 Tanda Masalah Kesehatan di Tubuh yang Tidak Boleh Diabaikan
4 Kondisi Kuku Ini Dapat Menjadi Tanda Masalah Kesehatan
Facebook Comments