Semua orang pasti memimpikan kehidupan keluarga yang bahagia dan terhindar dari perpisahan. Namun, kenyataannya, masih banyak keluarga yang gagal mempertahankan hubungan, sehingga memilih perpisahan sebagai jalan terbaik. 

Seorang pengacara perceraian pasti telah menangani puluhan bahkan ratusan kasus perceraian sepanjang karier mereka. Setelah berbagai pengalaman menangani kasus pasangan yang bercerai, mereka pun membagikan beberapa tips agar kamu dan pasangan tidak menjadi klien mereka, dan dapat hidup bahagia:

  1. Jangan mengesampingkan masalah kecil

Tidak peduli seberapa kecil beberapa masalah yang kalian hadapi, masalah itu dapat terus bertambah dan menumpuk, sehingga menimbulkan argumen di masa depan. Bahkan mungkin, karena sudah terlalu banyak masalah, kalian bisa saling membenci.

Rasa benci ini bisa menjadi begitu kuat sehingga merusak perkawinan. Pengacara perceraian bernama James Sexton mengatakan, pernikahan adalah organisme hidup. Kita semua harus bertanggung jawab atas masalah yang kita hadapi. Jadi, bicarakan masalah kamu, jangan sampai menumpuk dan menjadi sumber kebencian.

  1. Diskusikan kebutuhan satu sama lain

Kamu dan pasangan perlu mengkomunikasikan kebutuhan dan keinginan masing-masing, untuk memastikan bahwa kalian memahami satu sama lain. Pastikan juga tidak ada rahasia yang berujung pada kesalahpahaman. 

Menurut James Sexton, sangat penting bagi pasangan untuk memperhatikan kebutuhan diri sendiri dan kebutuhan pasangan. Komunikasikan apa yang kamu butuhkan, inginkan, sukai, dan tidak sukai.

  1. Tindakan kecil akan menunjukkan cinta kamu pada pasangan

Tindakan kecil seperti membelikan makanan favorit pasangan, atau membuatkan kopi setiap pagi, adalah kegiatan penting yang akan memperkuat hubungan. Hadiah kecil berupa camilan pun dapat membuat pasangan tersenyum karena mereka bahagia telah menerima cinta dari kamu. 

Menurut Sexton, tindakan kecil tersebut menjadi bukti cinta tanpa pamrih kepada pasangan. Inilah yang akan meningkatkan kualitas pernikahan kamu. 

  1. Menghabiskan minimal 15 menit waktu berdua dalam sehari

Menghabiskan waktu bersama yang berkualitas adalah kunci pernikahan yang sukses dan bahagia. Bahkan hanya 15 menit sehari saja sudah cukup, selama itu adalah waktu yang tulus dan eksklusif hanya untuk kamu dan pasangan. Tunjukkan kasih sayang seperti yang kamu lakukan saat berkencan dulu. Coba dengarkan satu sama lain, bicarakan rencana dan tujuan pernikahan kamu. 

Hanya karena kamu sudah lama menikah, bukan berarti hal ini bisa dilupakan begitu saja. Kamu tetap harus menjaga kemesraan seperti saat pacaran.

  1. Perhatikan apa yang diinginkan pasangan saat kamu ingin bersikap romantis

Setiap orang punya pandangan masing-masing tentang hal romantis. Seperti membelikan bunga, misalnya. Tapi, hal terpenting saat ingin bersikap romantis adalah pahami pasangan kamu. Apa yang sedang diinginkannya, apa yang tidak disukainya, bagaimana cara meluluhkan hatinya. Kamu perlu memahami hal itu dulu.

Jika kamu menganggap bunga mawar sebagai barang terbaik untuk menunjukkan cinta, kemudian kamu membelikan bunga mawar untuk pasangan kamu, maka tanda cinta kamu bisa percuma jika pasangan kamu ternyata tidak suka bunga mawar. 

  1. Menjaga penampilan 

Hanya karena kamu telah menikah bersama selama bertahun-tahun bukan berarti kamu harus berhenti memedulikan penampilan kamu. Memang ada kemungkinan besar bahwa pasangan kamu akan mencintai kamu apa adanya, tapi cobalah untuk tetap menjaga penampilan. Tunjukkan kepada mereka bahwa kamu masih ingin terlihat cantik dan terlihat tampan di depan mereka. 

Baca Juga :

Kehidupan Wanita Pasca Perceraian

7 Hal yang Harus Dilakukan Suami Istri untuk Menghindari Perceraian

Ternyata, Inilah 5 Alasan Perceraian Yang Paling Umum. Menyedihkan!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

9 Tanda Anda Terhubung Secara Emosional dengan Pasangan Anda

Terhubung secara emosional dengan pasangan memastikan hubungan yang